Redaksi

Pimpinan Umum : Boy James Wa an Pimpinan Perusahaan : Amas Mulyana Pimpinan Redaksi/ Pelaksana Harian : Piryanto Wakil Pemimpin Redaksi : R. Iwan Yulistiawan Redaktur Pelaksana : Asep Mauludin Staf Inti Redaksi : Iwan Sugiarto, Suharto, Dajani , Piryono, Novan, Ahmad Fikri, Achmad Andri Said, Eko Priyanto, Jadin Bahrudin, Sutedja Manajer Sirkulasi. : - Deni Widakrisnara Manajer Iklan. : - Buncahya Manager Keuangan : - Yono Manager IT : - Bima Biro Bandung. : - A. Aulia Biro Sumedang. : - Ipan Ripan Biro Kuningan : - Aldin Biro Indramayu : - Mansyur Biro Majalengka : Biro Tangerang. : - Hasan Biro Bekasi : - Pirnendi Biro Kab. Cirebon : - Hapid Biro Kota Cirebon : - Gunawan Biro Kab. Kuningan : - Toni Riana Alamat Redaksi. : Perum Lovina Vilage Blok B. 18 Rt 01 Rw 06 Desa Kemlaka Gede ( Dawuan ) Kecamatan Tengah Tani Kab. Cirebon Pajajaran Merdeka Diterbitkan : PT. Pajajaran Merdeka Cakranusantara Berdasarkan Undang Undang Pers 40 Konsultan Hukum. : Diah Anggraeni,SH & Rekan

Kisah

Pages

Parlemen Jawa Barat

Friday, October 13, 2017

Kena Tipu Uang Senilai 460 Juta di ATM Melayang

JAKARTA-Sebut sajaSF(32) dan AA (36) keduanya mengaku warga negara Brunei, kedua pria tersebut terpaksa harus berurusan dengan Polisi karena mereka berhasil menipu salah seorang wanita
pengusaha dengan dalih mau menyumbang dana ke Masjid Istiqlal. Korban dikabarkan menderita kerugian Rp 460 juta.
Kedua Tersangka berhasil menarik dana dari rekening wanita pengusaha itu di ATM Bank BNI. Namun aksi kedua tersangka berakhir setelah dibekuk polisi di Senayan dan Atrium,Senen, Jakarta Pusat, Kamis (12/10) malam
Kasubag Ops AKBP Asfuri didampingi Kasat Teskrim AKBP Tahan Marpaung, menuturkan kejadian berawal dari perkenalan pelaku dengan korban saat datang ke Jakarta. Korban saat itu nginap di hotel di Jalan Abdul Muis,Gambir.
Dari pertemuan itu, wanita ini diduga sudah hipnotis pelaku tiba-tiba ngomong mau menyumbang duit ke Masjid Istiqlal caranya gimana. Wanita itu meresponnya dan bersedia mengantar pelaku ke masjid.
Dua pelaku bersama korban dari pengina
pan naik mobil yang mereka sewa menuju masjid, namun sebelum itu pelaku mengajak wanita itu ke ATM mau melihat saldo korban. Setelah tahu kalau korban mempunyai tabungan Rp 1,3 miliar, dan pelaku juga untuk meyakini korban memperlihatkan kalau dananya di ATM ada Rp 8 miliar.
Setelah memperlihatkan saldo masing-masing, wanita bersama dua pelaku kembali ke mobil namun sebelum menuju Masjid Istiqlal, pelaku malah ke ATM lagi.
Di ATM ini wanita itu tetap nurut ikut masuk ke counter ATM, dan disaat itu pelaku menukarkan ATM milik korban dengan ATM pelaku. Setelah penukaran kartu dua pria yang mengaku-ngaku WN Brunai kabur meninggalkan korban.
Karena takut ATM dikuras, wanita itu langsung melapor ke Polres Metro Jakpus, namun begitu dicek saldo korban sudah terkuras Rp 460 juta.Petugas akhirnya berhasil menciduk dua pelaku di Senayan dan di Senen..(yan/fir)