Redaksi

Pimpinan Umum : Boy James Wa an Pimpinan Perusahaan : Amas Mulyana Pimpinan Redaksi/ Pelaksana Harian : Piryanto Wakil Pemimpin Redaksi : R. Iwan Yulistiawan Redaktur Pelaksana : Asep Mauludin Staf Inti Redaksi : Iwan Sugiarto, Suharto, Dajani , Piryono, Novan, Ahmad Fikri, Achmad Andri Said, Eko Priyanto, Jadin Bahrudin, Sutedja Manajer Sirkulasi. : - Deni Widakrisnara Manajer Iklan. : - Buncahya Manager Keuangan : - Yono Manager IT : - Bima Biro Bandung. : - A. Aulia Biro Sumedang. : - Ipan Ripan Biro Kuningan : - Aldin Biro Indramayu : - Mansyur Biro Majalengka : Biro Tangerang. : - Hasan Biro Bekasi : - Pirnendi Biro Kab. Cirebon : - Hapid Biro Kota Cirebon : - Gunawan Biro Kab. Kuningan : - Toni Riana Alamat Redaksi. : Perum Lovina Vilage Blok B. 18 Rt 01 Rw 06 Desa Kemlaka Gede ( Dawuan ) Kecamatan Tengah Tani Kab. Cirebon Pajajaran Merdeka Diterbitkan : PT. Pajajaran Merdeka Cakranusantara Berdasarkan Undang Undang Pers 40 Konsultan Hukum. : Diah Anggraeni,SH & Rekan

Kisah

Pages

Parlemen Jawa Barat

Tuesday, December 26, 2017

Ir. Gatot Tjahyono, MM Sebut Bandung Kota Strategis

BANDUNG - Politisi Senior di DPRD provinsi Jawa Barat dan yang juga fungsionaris PDI Perjuangan Jawa Barat Ir. Gatot Tjahyono, MM menilai bandung sebagai kota Strategis dari sisi politik dan sosial budaya untuk menunjang pembangunan nasional dan regional Jawa Barat. Khususnya terkait dengan pemilihan kepala daerah.


Karena itu Gatot memandang Jawa Barat dan Kota Bandung harus seiring dalam menentukan strategi  pemenangannya. Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat ini yakin dengan pertimbangan strategi politik yang lebih besar, PDIP akan mengusung calon Walikota  Bandung dari kader internal. “Dengan pertimbangan tersebut, di kota Bandung PDIP akan mengusung kader sendiri untuk walkot di 2018,”Ujarnya.

Ditegaskan Gatot, surat rekom DPP PDIP kepada kader internal akan memberi kebanggaan kepada seluruh kader dan simpatisan PDIP. kini saatnya kader  PDIP  menjadi Walikota  Bandung karena  hal itu sudah ditunghu oleh kader PDIP selama belasan tahun. “Dari era reformasi samapai saat ini, PDIP belum pernah melahirkan  Walikota dari kadernya sendiri,”ujarnya(hms)