Redaksi

Pimpinan Umum : Boy James Wa an Pimpinan Perusahaan : Amas Mulyana Pimpinan Redaksi/ Pelaksana Harian : Piryanto Wakil Pemimpin Redaksi : R. Iwan Yulistiawan Redaktur Pelaksana : Asep Mauludin Staf Inti Redaksi : Iwan Sugiarto, Suharto, Dajani , Piryono, Novan, Ahmad Fikri, Achmad Andri Said, Eko Priyanto, Jadin Bahrudin, Sutedja Manajer Sirkulasi. : - Deni Widakrisnara Manajer Iklan. : - Buncahya Manager Keuangan : - Yono Manager IT : - Bima Biro Bandung. : - A. Aulia Biro Sumedang. : - Ipan Ripan Biro Kuningan : - Aldin Biro Indramayu : - Mansyur Biro Majalengka : Biro Tangerang. : - Hasan Biro Bekasi : - Pirnendi Biro Kab. Cirebon : - Hapid Biro Kota Cirebon : - Gunawan Biro Kab. Kuningan : - Toni Riana Alamat Redaksi. : Perum Lovina Vilage Blok B. 18 Rt 01 Rw 06 Desa Kemlaka Gede ( Dawuan ) Kecamatan Tengah Tani Kab. Cirebon Pajajaran Merdeka Diterbitkan : PT. Pajajaran Merdeka Cakranusantara Berdasarkan Undang Undang Pers 40 Konsultan Hukum. : Diah Anggraeni,SH & Rekan

Kisah

Pages

Parlemen Jawa Barat

Sunday, January 28, 2018

Komisi I DPRD Jabar Soroti Pengelolaan Arsip

BANDUNG - Komisi I DPRD Jabar Soroti Pengelolaan Arsip dan Aset Pasca Terbakarnya Kantor BP2D Jabar Tanggal 05 Jan 2018 08:47 WIB Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat melakukan peninjauan langsung ke Kantor Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP2D) Provinsi Jawa Barat pasca kejadian terbakarnya beberapa bagian pada kantor tersebut. Setidaknya 50 persen bagian dari kantor tersebut rusak dilahap si jago merah, dan lebih dari 70 persen infentarisasi rusak akibat kejadian tersebut, serta kerugian materi ditafsir mencapai milayaran rupiah.


 Ketua Komsi I DPRD Provinsi Syahrir dalam kesempatan tersebut mengatakan, peninjauan tersebut dilakukan untuk mengetahui kronologi dan kondisi terakhir pasca terbakarnya Kantor BP2D Provinsi Jawa Barat. "Kami melakukan komunkasi dengan BPKAD terkait apa yang dibutuhkan oleh BP2D agar dapat beroprasi sebagai mana mestinya untuk memberikan pelayanan" kata Syahrir, Selasa (3/1/2018). Selanjutnya Syahrir berharap Pemprov Jabar dapat segera menyediakan pos anggaran khusus untuk penanggulangan pasca kejadian ini.

 "Kedepan kita akan buat tim untuk mengakomodir kebutuhan apa saja yang dibutuhkan oleh BP2D agar dapat beroperasi kembali" ujarnya. Sementara itu, Anggota Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat Sadar Muslihat mengungkapkan, atas kejadian ini dirinya menghimbau kepada seluruh OPD agar lebih memperhatikan terkait pengelolaan dan keamanaan arsip. "Dengan kejadiaan ini Kita belajar bahwa pengelolaan arsip di Kita belum bisa dikatakan aman, harus Ada SOP bagi semua OPD dari mulai arsip berjalan harus segera diserahkan pada badan arsip" ungkapnya.

Ia pun menginginkan kedepan pengamanan arsip dapat aman dari sebab­sebab lain bahkan hingga potensi kebakaran. Untuk selanjutnya dibuat aturan yang jelas terkait pengamanan arsip "Kita berharap ada aturan yang jelas terkait pengelolaan dan pengamanan arsip.Standard Oprational Procedure, pengamanan aset termasuk asuransi harus dibuat aturan yang jelas" katanya. Sebelemunya Kantor Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP2D) Pemerintah Provinsi Jawa Barat dilahap si Jago merah, pada minggu lalu. Kobaran api melahap bagian belakang gedung yang berlokasi di Jalan Citarum, Kelurahan Cihapit, Kecamatan Bandung Wetan tersebut. Namun tak ada korban jiwa dalam kebakaran ini. Diduga api berasal dari hubungan arus pendek listrik.(am)