BANDUNG - Komisi I DPRD Jabar Soroti Pengelolaan Arsip dan Aset Pasca Terbakarnya Kantor BP2D Jabar
Tanggal 05 Jan 2018 08:47 WIB
Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat melakukan peninjauan
langsung ke Kantor Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah
(BP2D) Provinsi Jawa Barat pasca kejadian terbakarnya beberapa
bagian pada kantor tersebut. Setidaknya 50 persen bagian dari kantor
tersebut rusak dilahap si jago merah, dan lebih dari 70 persen
infentarisasi rusak akibat kejadian tersebut, serta kerugian materi ditafsir
mencapai milayaran rupiah.
Ketua Komsi I DPRD Provinsi Syahrir dalam kesempatan
tersebut mengatakan, peninjauan tersebut dilakukan untuk mengetahui
kronologi dan kondisi terakhir pasca terbakarnya Kantor BP2D Provinsi
Jawa Barat.
"Kami melakukan komunkasi dengan BPKAD terkait apa yang
dibutuhkan oleh BP2D agar dapat beroprasi sebagai mana mestinya
untuk memberikan pelayanan" kata Syahrir, Selasa (3/1/2018).
Selanjutnya Syahrir berharap Pemprov Jabar dapat segera
menyediakan pos anggaran khusus untuk penanggulangan pasca
kejadian ini.
"Kedepan kita akan buat tim untuk mengakomodir kebutuhan apa
saja yang dibutuhkan oleh BP2D agar dapat beroperasi kembali"
ujarnya.
Sementara itu, Anggota Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat
Sadar Muslihat mengungkapkan, atas kejadian ini dirinya menghimbau
kepada seluruh OPD agar lebih memperhatikan terkait pengelolaan dan
keamanaan arsip.
"Dengan kejadiaan ini Kita belajar bahwa pengelolaan arsip di Kita belum bisa dikatakan aman, harus Ada SOP bagi semua OPD dari mulai arsip berjalan harus segera diserahkan
pada badan arsip" ungkapnya.
Ia pun menginginkan kedepan pengamanan arsip dapat aman dari sebabsebab lain bahkan hingga potensi kebakaran. Untuk selanjutnya dibuat aturan yang jelas terkait
pengamanan arsip
"Kita berharap ada aturan yang jelas terkait pengelolaan dan pengamanan arsip.Standard Oprational Procedure, pengamanan aset termasuk asuransi harus dibuat aturan yang
jelas" katanya.
Sebelemunya Kantor Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP2D) Pemerintah Provinsi Jawa Barat dilahap si Jago merah, pada minggu lalu.
Kobaran api melahap bagian belakang gedung yang berlokasi di Jalan Citarum, Kelurahan Cihapit, Kecamatan Bandung Wetan tersebut.
Namun tak ada korban jiwa dalam kebakaran ini. Diduga api berasal dari hubungan arus pendek listrik.(am)
