BANDUNG - DPRD Provinsi Jawa Barat mendorong Pemerintah Provinsi
Jawa Barat untuk menggelar vaksin Difteri secara massal bagi
masyarakat Jawa Barat. Hal itu berkaitan dengan Kejadian Luar Biasa
(KLB) wabah Difteri beberapa minggu terakhir.
Ketua Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat, H Syahrir, SE
mengatakan, pihaknya mendorong Pemprov Jabar untuk menanggapi
serius wabah Difteri dengan memberikan pelayanan vaksin massal
terhadap masyarakat Jawa Barat.
“Pemprov Jabar harus serius menanggapi wabah ini, jangan
dianggap remeh. Karena itu vaksin harus secepatnya,” ujar Syahrir di
ruang Komisi I Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat, Jalan Diponegoro
no. 27, Kota Bandung, Selasa (16/1/2018).
Untuk menstimulasinya, lanjut dia, Komisi I kembali menggelar
vaksinasi Difteri di lingkungan Sekretariat DPRD Provinsi Jawa Barat.
Menyusul vaksinasi yang telah dilakukan pada, Selasa (9/1/2018) lalu
masih banyak karyawan dan anggota yang belum sempat di vaksin.
Pelaksanaan vaksinisasi difteri tidak menggunakan APBD untuk
membeli vaksin difteri.
"Bukan dari APBD, soalnya kalau dari Pemprov sudah kemarin
kan. Ini dari pribadi saja," tukas politisi dari Gerindra tersebut.
Menurut Syahrir, alasan mengapa anggota DPRD Jabar membeli
vaksin difteri secara pribadi karena saat vaksinisasi sebelumnya yang
dilakukan oleh Pemprov, jumlahnya sangat terbatas dan belum merata. Sedangkan anggota dewan yang belum divaksin difteri menjadi khawatir karena penyakit difteri sangat cepat
menular dan menjadi wabah dalam beberapa waktu terakhir.
"Kan waktu di Pemprov hanya sekitar 100 (vaksin) ya. Sekarang kami beli sekitar 150 (vaksin)," katar.
Dalam acara tersebut turut dihadiri dan disaksikan Ketua DPRD Jabar, Ineu Purwadewi Sundari, S.Sos, MM, Ketua Komisi IV DPRD Jabar, Ali Hasan, S.Ip(hms)
Sunday, January 28, 2018
DPRD Jabar Dorong Pemprov Jabar Gelar Vaksinasi Difteri Secara Massal
By Pakuan Merdeka at January 28, 2018
