BANDUNG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat
berharap tidak ada beras impor mengucur ke Jawa Barat sehingga
menekan laju harga jual beras.
Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi mengatakan pihaknya
berharap panen raya padi yang seditargetkan pada bulan Januari 2018
oleh Kementerian Pertanian (Kementan) diharapkan bisa menekan
gejolak harga beras yang terus mengalami kenaikan.
"Kementan menyatakan akhir Januari panen raya padi, Insha Allah
Januari ini, kita berharap panen raya padi ini jadi solusi terkait kenaikan
harga beras beberapa hari ini," katanya, Senin (15/1/2018).
Dia menyakini panen raya padi di wilayah Jawa Barat tidak gagal agar
bisa memenuhi kebutuhan padi untuk wilayah ini dan daerah lainnya.
"Kalau bisa sih jangan dulu sampai impor, ini kan sebentar lagi panen
raya padi. Jangan sampai ketika panen (ada kebijakan impor)
mempengaruhi ke harga beras yang nantinya malah akan turun," ujar
dia.
Pihaknya berharap Pemprov Jawa Barat melalui OPD terkait seperti
dinas pertanian bisa mengecek jelang persiapan panen raya padi agar
tidak ada gagal panen.
"Selain itu, Pemprov Jabar juga harus bisa membina para petani supaya
hasilnya bisa terdistribusi dengan baik sehingga bisa memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Jawa Barat dan daerah lain, terlebih Jawa Barat dikenal sebagai salah satu daerah
lumbung padi nasional," paparnya (hms)
