
BANDUNG-Secara mengejutkan PDI P umumkan pasangan calon Gubernur Jawa Barat bukan Ridwan Kamil yang sebelumnya menyambangi kantor DPP di Jakarta. Masyarakat Jawa Barat sebelumnya sudah menduga-duga bahwa pilihan PDI P akan jatuh pada Ridwan Kamil.
Dipilihnya pasangan TB. Hasanudin dan Anton Charliyan sebagai Cagub dan Cawakub dari partai PDI P, sepertinya konstalasi Pilgub Jabar akan semakin liar. Ridwan Kamil dikukuhkan berpasangan dengan Uu Ruzanululum diusung partai Koalisi Nasdem, PPP, PKB dan HANURA dikabarkan memiliki basis suara Priangan timur dan Bandung Raya.
Sedangkan TB Hasanudin Anton Charliyan mengclaimb punya basis suara Pantura, adapun Demiz dan Demul punya suara basis pemenangan di wilayah yang sama. Sementara Sudrajat Syaiku dikabarkan memiliki basis suara bekasi, Depok, Karawang dan sekitarnya.
Pertarungan pada Pilgub Jabar sudah mulai mencair Empat kandidat pasangan calon mulai ancang-ancang pasang kuda kuda dan keempat pasangan tersebut memang memiliki kans yang sama.
Adu kuat mesin partai sepertinya tidak akan terelakan lagi. Soal mesin partai tentunya Gerbong PDI P, Gerindra PKS dan Demokrat Golkar barangkali itu sudah tidak akan diragukan lagi, ketiga koalisi itu bisa disebut sudah memiliki kapasitas yang cukup mumpuni.
Namun sekalipun demikian ketiga koalisi itu tetap harus mengakui koalisi partai Nasdem, PPP, PKB, dan Hanura memilki kandidat yang berelektabitas tinggi yang tentunya bisa saja akan menjadi Bom waktu bagi tiga Koalisi Partai Besar tersebut. (an/pajmer)