Redaksi

Pimpinan Umum : Boy James Wa an Pimpinan Perusahaan : Amas Mulyana Pimpinan Redaksi/ Pelaksana Harian : Piryanto Wakil Pemimpin Redaksi : R. Iwan Yulistiawan Redaktur Pelaksana : Asep Mauludin Staf Inti Redaksi : Iwan Sugiarto, Suharto, Dajani , Piryono, Novan, Ahmad Fikri, Achmad Andri Said, Eko Priyanto, Jadin Bahrudin, Sutedja Manajer Sirkulasi. : - Deni Widakrisnara Manajer Iklan. : - Buncahya Manager Keuangan : - Yono Manager IT : - Bima Biro Bandung. : - A. Aulia Biro Sumedang. : - Ipan Ripan Biro Kuningan : - Aldin Biro Indramayu : - Mansyur Biro Majalengka : Biro Tangerang. : - Hasan Biro Bekasi : - Pirnendi Biro Kab. Cirebon : - Hapid Biro Kota Cirebon : - Gunawan Biro Kab. Kuningan : - Toni Riana Alamat Redaksi. : Perum Lovina Vilage Blok B. 18 Rt 01 Rw 06 Desa Kemlaka Gede ( Dawuan ) Kecamatan Tengah Tani Kab. Cirebon Pajajaran Merdeka Diterbitkan : PT. Pajajaran Merdeka Cakranusantara Berdasarkan Undang Undang Pers 40 Konsultan Hukum. : Diah Anggraeni,SH & Rekan

Kisah

Pages

Parlemen Jawa Barat

Tuesday, January 2, 2018

Ratusan Masa Anti LGBT Datangi Gedung DPRD Jabar

BANDUNG - Ratusan masa yang tergabung ke Dalam  komunitas masyarakat anti LGBT kamis (28/12/2017) lalu mendatangi gedung DPRD  jabar. Dalam paparan orasinya mereka mendesak Pemerintah segera bersikap tegas kepada para pelaku LGBT.



ormas yang tergabung dalam aksi tersebut Adalah API, FPI dan XTC sebelumnya mereka berorasi di luar, dan setelah mendesak  untuk berdialog dengan anggota Dewan. Selang beberapa  puluh menit kemudian akhirnya beberapa orang dari perwakilan para demostran diijinkan masuk dan diterima oleh empat orang perwakilan anggota Dewan dari tiga fraksi yang Ada.

Ketiga fraksi yang ada itu adalah Fraksi Gerindra seorang, fraksi   PKS dua orang  dan yang terakhir adalah dari fraksi Golkar seo

rang. Keempat Orang anggota dewan tersebut mengamini dan  bersikap sama menolak dengan tegas perilaku menyimpang dari para komunitas LGBT.

Para anggota Dewan tersebut di hadapan para perwakilan demostran berjanji akan membahasnya secara serius dan akan terus melanjutkannya ke DPR pusat.  Dan paling tidak ruang gerak LGBT di jabar ini akan terus dipersempit dengan mengeluarkan Perda atau Pergub.

" Dengan Perda atau Pergub paling tidak para pesakit LGBT ini tidak akan bergerak leluasa dengan seenaknya." Kata Sunatra dari Fraksi Gerindra. (am)