Redaksi

Pimpinan Umum : Boy James Wa an Pimpinan Perusahaan : Amas Mulyana Pimpinan Redaksi/ Pelaksana Harian : Piryanto Wakil Pemimpin Redaksi : R. Iwan Yulistiawan Redaktur Pelaksana : Asep Mauludin Staf Inti Redaksi : Iwan Sugiarto, Suharto, Dajani , Piryono, Novan, Ahmad Fikri, Achmad Andri Said, Eko Priyanto, Jadin Bahrudin, Sutedja Manajer Sirkulasi. : - Deni Widakrisnara Manajer Iklan. : - Buncahya Manager Keuangan : - Yono Manager IT : - Bima Biro Bandung. : - A. Aulia Biro Sumedang. : - Ipan Ripan Biro Kuningan : - Aldin Biro Indramayu : - Mansyur Biro Majalengka : Biro Tangerang. : - Hasan Biro Bekasi : - Pirnendi Biro Kab. Cirebon : - Hapid Biro Kota Cirebon : - Gunawan Biro Kab. Kuningan : - Toni Riana Alamat Redaksi. : Perum Lovina Vilage Blok B. 18 Rt 01 Rw 06 Desa Kemlaka Gede ( Dawuan ) Kecamatan Tengah Tani Kab. Cirebon Pajajaran Merdeka Diterbitkan : PT. Pajajaran Merdeka Cakranusantara Berdasarkan Undang Undang Pers 40 Konsultan Hukum. : Diah Anggraeni,SH & Rekan

Kisah

Pages

Parlemen Jawa Barat

Friday, February 23, 2018

DPRD Jabar Jadi Acuan Legislator Laos

BANDUNG - Kunjungan tersebut diterima dengan baik oleh DPRD Provinsi Jawa Barat yang diwakili oleh Wakil Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BP Perda), R. Yunandar Eka Perwira beserta Sekertaris Dewan, Daud Achmad dan Pejabat Struktural di lingkungan Sekretariat DPRD Provinsi Jawa Barat. Yunandar mengatakan, kunjungan tersebut bertujuan untuk bertukar informasi mengenai pengawasan lembaga legislatif terhadap kinerja pemerintah yang dilaksanakan di kedua negara.

 "Menurut mereka, disana baru saja membentuk DPRD tingkat provinsi dan mereka ingin belajar seperti apa proses-proses yang ada di DPRD di Indonesia, sehingga mereka bisa terapkan di sana. Selain itu kunjungan ini sebagai bahan perbandingan bagi mereka di sana untuk membuat sistem bagaimana DPRD bisa menjadi bagian dari pemerintahan di Laos," kata Yunandar usai menerima kunjungan delegasi Study National Assembly Laos di bidang Justice Committee yang berlangsung di Ruang Banmus DPRD Jabar, Jalan Diponegoro, Bandung, Kamis (15/2).


Yunandar menjelaskan, selain membahas tentang pengawasan terhadap pemerintah, dalam pertemuan tersebut pun pihaknya menjelaskan terkait beberapa hal yang menyangkut tugas dan fungsi kedewanan. Salah satunya terkait prosedur pembentukan peraturan daerah dan prosedur penerimaan apirasi dari masyarakat.

 "Ada beberapa hal yang ditanyakan kepada kami (DPRD Jabar), yang pertama itu terkait prosedur pembuatan peraturan daerah. Kemudian yang ke dua terkait prosedur penerimaan aspirasi dan keluhan dari masyarakat," ungkapnya. Menurut Yunandar, adanya kemiripan antara Indonesia dan Laos terutama dalam sektor pariwisata bisa menjadi awal yang baik untuk menjalin kerja sama. Kita punya kemiripan, antara kita (Indonesia) dengan Laos terutama dalam sektor pariwisata. Dimana Indonesia punya banyak tempat pariwisata, dan mereka juga sedang mengembangkan sektor pariwisatanya," jelasnya. Untuk kerja sama seperti Sister Province, Jawa Barat saat ini telah banyak memiliki pengalaman. "Seperti Sister Province yang telah dilaksanakan dengan Australia Selatan, kemudian Cina, Jepang, Belgia, dan beberapa negara di Benua Afrika," tandas politisi PDI Perjuangan ini. Dalam pertemuan tersebut, Mr. Kham Pheng Vilaphane menyampaikan apresiasi dan kesan yang positif atas sambutan yang hangat dari DPRD Provinsi Jawa Barat dan berharap lewat kerja sama ini akan semakin mengeratkan hubungan antar Indonesia dan Laos (hms)