BANDUNG - Kunjungan tersebut diterima dengan baik oleh
DPRD Provinsi Jawa Barat yang diwakili oleh Wakil
Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BP
Perda), R. Yunandar Eka Perwira beserta
Sekertaris Dewan, Daud Achmad dan Pejabat
Struktural di lingkungan Sekretariat DPRD Provinsi
Jawa Barat.
Yunandar mengatakan, kunjungan tersebut
bertujuan untuk bertukar informasi mengenai
pengawasan lembaga legislatif terhadap kinerja
pemerintah yang dilaksanakan di kedua negara.
"Menurut mereka, disana baru saja membentuk
DPRD tingkat provinsi dan mereka ingin belajar
seperti apa proses-proses yang ada di DPRD di
Indonesia, sehingga mereka bisa terapkan di sana.
Selain itu kunjungan ini sebagai bahan
perbandingan bagi mereka di sana untuk membuat
sistem bagaimana DPRD bisa menjadi bagian dari
pemerintahan di Laos," kata Yunandar usai menerima kunjungan delegasi Study National Assembly Laos di bidang Justice Committee
yang berlangsung di Ruang Banmus DPRD Jabar, Jalan Diponegoro, Bandung, Kamis (15/2).
Yunandar menjelaskan, selain membahas tentang pengawasan terhadap pemerintah, dalam pertemuan tersebut pun pihaknya
menjelaskan terkait beberapa hal yang menyangkut tugas dan fungsi kedewanan. Salah satunya terkait prosedur pembentukan
peraturan daerah dan prosedur penerimaan apirasi dari masyarakat.
"Ada beberapa hal yang ditanyakan kepada kami (DPRD Jabar), yang pertama itu terkait prosedur pembuatan peraturan daerah.
Kemudian yang ke dua terkait prosedur penerimaan aspirasi dan keluhan dari masyarakat," ungkapnya.
Menurut Yunandar, adanya kemiripan antara Indonesia dan Laos terutama dalam sektor pariwisata bisa menjadi awal yang baik untuk
menjalin kerja sama.
Kita punya kemiripan, antara kita (Indonesia) dengan Laos terutama dalam sektor pariwisata. Dimana Indonesia punya banyak tempat
pariwisata, dan mereka juga sedang mengembangkan sektor pariwisatanya," jelasnya.
Untuk kerja sama seperti Sister Province, Jawa Barat saat ini telah banyak memiliki pengalaman.
"Seperti Sister Province yang telah dilaksanakan dengan Australia Selatan, kemudian Cina, Jepang, Belgia, dan beberapa negara di
Benua Afrika," tandas politisi PDI Perjuangan ini.
Dalam pertemuan tersebut, Mr. Kham Pheng Vilaphane menyampaikan apresiasi dan kesan yang positif atas sambutan yang hangat
dari DPRD Provinsi Jawa Barat dan berharap lewat kerja sama ini akan semakin mengeratkan hubungan antar Indonesia dan Laos (hms)
