"Kedepannya, siapa pun yang terpilih, akan menjadi pilihan terbaik bagi seluruh rakyat Indonesia," ucap Ineu, dalam keterangan kepada wartawan Kamis (18/4).
Terkait dengan partisipasi masyarakat, Ineu mengharapkan 80 persen masyarakat Jawa Barat turut berpartisipasi dalam pemilu 2019.
Selain itu, partisipasi warga Jabar 80 persen di kabupaten/kota dapat tercapai sesuai dengan komitmen yang telah dilakukan.
"Antusiasme masyarakat di lapangan terasa lebih kuat di bandingkan dengan beberapa pemilu sebelumnya," katanya.
Ineu menyatakan, optimisme itu bercermin pada Pilpres 2014 dan Pilgub 2018. Pada Pilpres lalu, tingkat partisipasi pemilih Jawa Barat 70 persen, sedang pada Pilgub 2018 mencapai 73,74 persen.
"Pada pemilu sebelumnya, tingkat partisipasi pemilih Jabar rata-rata diatas 70 persen, bahkan cenderung meningkat," ungkapnya.
Ia memprediksi tingkat partisipasi pemilih pada Pemilu 2019 akan lebih tinggi dari sebelumnya. Bahkan, bukan hal yang mustahil, tingkat partisipasi pemilih pada Pemilu 2019 mencapai 80 persen.
"Kami berharap Jawa Barat menjadi provinsi dengan tingkat pertisipasi pemilih terbaik di Indonesia," tandasnya.(aul)
