Atas hasil itu, sejumlah relawan Jokowi-Ma'ruf yang tergabung dalam Team Garuda Jokowi menggelar syukuran atas kemenangan itu di Kampung Garduh, Desa Jagabaya, Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung, pada Senin (22/4) malam tadi.
Tak hanya Team Garuda, para relawan paslon 01 yang tergabung dalam Aliansi Relawan Jokowi (ARJ) serta ratusan warga juga tampak ikut berkumpul di syukuran yang dikemas dengan acara tabligh akbar.
Saat ditemui sejumlah media, Ketua Umum DPP Team Garuda Jokowi HM Steven Samuel Lee Lahengko SH mengatakan, adapun tujuan acara ini sebagai wujud rasa syukur atas terlaksananya pesta demokrasi 2019 yang berjalan aman dan lancar.
Menurutnya, sebagai warga negara yang baik, sudah semestinya semua pihak mengedepankan persatuan dan kesatuan demi terwujudnya kemajuan bangsa Indonesia.
"Kita semua sudah melewati tahapan yang sangat luar biasa satu pesta demokrasi dimana kita telah menjalankan hak sebagai warga negara Indonesia. Sebelum Pilpres banyak perbedaan, pandangan dan pilihan. Tapi setelah dari itu kita harus kembali menjadi satu sebagai NKRI dalam bingkai kebhinekaan," ungkap Steven.
"Tujuan kami adalah menggugah kembali hati masyarakat, mari kita berdamai, mari kita bersama-sama kerena kita adalah warga negara. Negara ini adalah milik kita sendiri, tidak boleh diacak-acak oleh pemahaman-pemahaman yang lain, dan tidak boleh keluar dari kontek NKRI yang sudah menjadi harga mati," imbuhnya.
Tidak hanya itu, menurutnya, kegiatan berbalut tabligh akbar ini juga bentuk rasa syukur para relawan atas kemenangan Jokowi-Ma'ruf di ajang Pilpres yang telah digelar 17 April lalu.
"Kita merasa sebagai relawan (Jokowi-Ma'ruf) menang, apalagi didukung dengan quick count (lembaga survei) menunjukan angka yang luar biasa itu," papar Steven.
Hasil dari quick count, lanjut dia, menjadi barometer bagi pihaknya sehingga perlu menggelar syukuran. Terlebih, raihan suara paslon 01 di ajang Pilpres khususnya di Jabar naik bila dibandingkan 2014 silam.
"Kalau saya menghitung raihan suara sudah dengan realita target. Karena untuk Kabupaten Bandung dan Jawa Barat dari tahun 2014 kini (2019) naik 4 persen," ucapnya.
Ditemui di tempat yang sama, Koordinator Aliansi Relawan Jokowi (ARJ) Aidil Fitri menyambut baik gelaran syukuran yang diadakan Team Garuda Jokowi. Tim ini merupakan satu dari 730 organisasi pendukung Jokowi pada pemenangan Pilpres kali ini.
"Saya harap organisasi-organisasi (relawan Jokowi) yang lain harus segera menggelar syukuran seperti ini. Meski hasil resmi KPU untuk Pilpres 2019 baru akan diumumkan pada 22 Mei nanti," ungkapnya.
Menurut Aidil banyak yang patut disyukuri mulai dari pelaksanaan Pilpres yang telah berjalan dengan baik, KPU bekerja dengan baik, hasil quick count pun berjalan baik.
"Kita mengajak semua pihak (pendukung 01) bersyukur berdoa menghadapi situasi hari ini. Apalagi Jokowi menang rata-rata dua digit dari hasil (survei) quick count," ucapnya.
Sementara itu, Sekjen DPP Team Garuda Jokowi Togi Silalahi menilai bahwa hasil dari quick count atau hitung cepat sejumlah lembaga survei telah melalui beberapa kali pengujian. Dan menurutnya, hasil ini sudah teruji validitasnya.
"Sudah 4 kali berturut-turut dilakukan pengujian atas hasil lembaga berarti sudah lebih dari 10 tahun. Sehingga cukup jadi pegangan kita (untuk kemenangan Jokowi)," katanya.
Soal isu kecurangan, Togi menyebut ada mekanisme hukum menindak lanjutinya. Togi ingin isu itu tak menimbulkan hoax karena akan memecah belah persatuan.
"Sebaikmya ditempuh saja jalur hukum untuk hal-hal yang diduga ada indikasi kecurangan. 01 dan 02 itu sama dengan 3, yang artinya persatuan Indonesia," tandasnya.
