Redaksi

Pimpinan Umum : Boy James Wa an Pimpinan Perusahaan : Amas Mulyana Pimpinan Redaksi/ Pelaksana Harian : Piryanto Wakil Pemimpin Redaksi : R. Iwan Yulistiawan Redaktur Pelaksana : Asep Mauludin Staf Inti Redaksi : Iwan Sugiarto, Suharto, Dajani , Piryono, Novan, Ahmad Fikri, Achmad Andri Said, Eko Priyanto, Jadin Bahrudin, Sutedja Manajer Sirkulasi. : - Deni Widakrisnara Manajer Iklan. : - Buncahya Manager Keuangan : - Yono Manager IT : - Bima Biro Bandung. : - A. Aulia Biro Sumedang. : - Ipan Ripan Biro Kuningan : - Aldin Biro Indramayu : - Mansyur Biro Majalengka : Biro Tangerang. : - Hasan Biro Bekasi : - Pirnendi Biro Kab. Cirebon : - Hapid Biro Kota Cirebon : - Gunawan Biro Kab. Kuningan : - Toni Riana Alamat Redaksi. : Perum Lovina Vilage Blok B. 18 Rt 01 Rw 06 Desa Kemlaka Gede ( Dawuan ) Kecamatan Tengah Tani Kab. Cirebon Pajajaran Merdeka Diterbitkan : PT. Pajajaran Merdeka Cakranusantara Berdasarkan Undang Undang Pers 40 Konsultan Hukum. : Diah Anggraeni,SH & Rekan

Kisah

Pages

Parlemen Jawa Barat

Saturday, May 4, 2019

Pemprov Jabar Akan Bentuk Bekrafda Pertama di Indonesia


SEBANYAK 18 duta besar negara sahabat, seperti Fhilipina, Singapur dan negara-negara Asia lainnya, lintas kementerian, delapan provinsi dan ratusan partisipan dari 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat ikut dalam bagian event Connecticity-International Conference on Creative Economy 2019, di hotel Grand Mercure, Jalan Setiabudhi, Kota Bandung yang berlangsung sejak Kamis (2/5) hingga Jumat (3/5).



Event ini dilaksanakan untuk meningkatkan bidang ekonomi kreatif di Jawa Barat dengan kerjasama nrgara-negara tetangga.


Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menuturkan, masyarakat di kawasan Asia Tenggara memiliki banyak kesamaan tentang pengelolaan alam. Maka dalam forum ini dirumuskan strategi pengembangan ekonomi kreatif yang berbasis alam.


"Jadi kita punya kesamaan, orang Asia itu senang dengan keindahan alam dan kita mengatur strategi bagaimana bisa bekerja sama," ujarnya.


Ia melanjutkan, rencananya, kegiatan ini akan diselenggarakan secara rutin setiap tahunnya sebagai agenda yang masuk dalam kalender tahunan ekonomi kreatif Jawa Barat. Mengingat, generasi muda di Jawa Barat sangat antusias terhadap pengembangan ekonomi kreatif. Beberapa produk unggulan ekonomi kreatif di wilayah Jabar saat ini terus dikembangkan.



"Semuanya nanti dihubungkan oleh suatu network yaitu gedung creative center yang akan dibangun di tiap daerah," katanya.


Untuk mewujudkan itu, Pemprov Jabar tahun ini sedang mempersiapkan pembentukan Badan Ekonomi Kreatif Daerah (Bekrafda) pertama di Indonesia. Hal ini didasari telah terbitnya perda Provinsi Jawa Barat tentang ekonomi kreatif yang juga satu-satunya Indonesia.


"Jawaban terhadap perda itu adalah membentuk Bekraf seperti pusat tapi versi daerah. Mudah-mudahan ini mengakselerasi kebijakan-kebijakan anggaran yang ujungnya pada kesejahteraan ekonomi masyarakat," tandasnya. (Asep)