BANDUNG - Tanggal 03 Oct 2017 09:34 WIB
DPRD Provinsi Jawa Barat mengapresiasi kalangan pemuda
yang memiliki keinginan untuk menjadi legislatif. Hal itu menunjukan
sikap positif sebagai bentuk demi mewujudkan dan meneruskan cita
bangsa.
Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Haris Yuliana
mengatakan, pemuda menjadi ujung tombak dalam dinamisasi bangsa.
Tentunya keiginan tersebut didasari azas bangsa yang kuat dan tidak
melenceng. Kalangan mudamudi masih memiliki pikiran yang belum
terkontaminasi dan visioner.
“Kami sangat mendukung adanya keinginan dari kalangan
mahasiswa yang berkeinginan menjadi anggota dewan, hal ini akan
membawa nuansa baru dalam politik bernegara,” ujar Haris
dalam acara
Diskusi Panel di UPI, Jalan Setiabudi, Minggu (2/10/2017).
Selain itu, kata dia, saat ini politik dinegara ini dalam masa
kejenuhan dan stagnan. Sikap politik yang tidak dapat diprediksi arah
sikapnya membuat masyarakat setidaknya membuat kebingungan.
Sehingga, hadirnya lagislator muda dapat memberikan penyegaran
dalam perpolitikan di negara ini.
“Semangat kalangan pemuda ini sedang hebat, artinya visioner
dalam pemikiran,” katanya.
Sebelumnya, dalam diskusi tersebut hadir pula Anggota DPR RI
dari Komisi IX bidang Pendidikan yakni Dr. Popong Otje Djunjunan.
Menurut dia, semangat pemuda khususnya kalangan mahasiswa dalam
kancah politik ini perlu diapresiasi tinggi. Pasalnya, masih dinilai jarang
pemuda yang ingin terjun ke dunia politik.
“Citacita yang patut diacungi jempol, tentu harus kami dorong,” ujar Popong.
Namun, lanjut dia, keinginan itu harus dibarengi pendidikan yang kuat untuk membentengi dari gangguan baik pemikiran maupun pengaruh dari luar. Di antaranya gangguan dari
kesempatan tindak korupsi.
“Pokoknya untuk menjadi seorang legislator harus menjadi legislator yang baik,” tandasnya.
