BANDUNG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat
menerima kunjungan Delegasi Study National Assembly Laos di bidang
Justice Committee, pada Kamis (15/2/2018). Delegasi yang terdiri dari 6
orang ini dipimpin Mr. Kham Pheng Vilaphane. Kunjungan tersebut
diterima dengan baik oleh DPRD Provinsi Jawa Barat yang diwakili oleh
Wakil Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BP Perda) R.
Yunandar Eka Perwira beserta Sekertaris Dewan Daud Achmad dan
Pejabat Struktural di lingkungan Sekretariat DPRD Provinsi Jawa Barat
Kunjungan yang bertujuan untuk bertukar informasi mengenai
pengawasan lembaga legislatif terhadap kinerja pemerintah yang
dilaksanakan di kedua negara.
“Menurut mereka, disana baru saja membentuk DPRD tingkat
provinsi dan mereka ingin belajar seperti apa proses-proses yang ada di
DPRD di Indonesia, sehingga mereka bisa terapkan disana. Selain itu
kunjungan ini sebagai bahan perbandingan bagi mereka disana untuk
membuat sistem bagaimana DPRD bisa menjadi bagian dari
pemerintahan di Laos” kata Yunandar usai menerima kunjungan delegasi
Study National Assembly Laos di bidang Justice Committee yang
berlangsung di Ruang Banmus DPRD Provinsi Jawa Barat.
Yunandar menjelaskan selain membahas tentang pengawasan
terhadap pemerintah, dalam pertemuan tersebut pun pihaknya
menjelaskan terkait beberapa hal yang menyangkut tugas dan fungsi
kedewanan. Salah satunya terkait prosedur pembentukan peraturan
daerah dan prosedur penerimaan apirasi dari masyarakat.
“Ada beberapa hal yang ditanyakan kepada kami (DPRD Jabar), yang pertama itu terkait prosedur pembuatan peraturan daerah. Kemudian yang ke dua terkait prosedur penerimaan
aspirasi dan keluhan dari masyarakat” ungkap Yunandar.
Menurut Yunandar adanya kemiripan antara Indonesia dan Laos terutama dalam sektor pariwisata bisa menjadi awal yang baik untuk menjalin kerja sama.
“Kita punya kemiripan, antara kita (Indonesia) dengan Laos terutama dalam sektor pariwisata. Dimana Indonesia punya banyak tempat pariwisata, dan mereka juga sedang
mengembangkan sektor pariwisatanya” ujar Yunandar.
Untuk kerja sama seperti Sister Province, Jawa Barat saat ini telah banyak memiliki pengalaman. “Seperti Sister Province yang telah dilaksanakan dengan Australia Selatan, kemudian
Cina, Jepang, Belgia, dan beberapa negara di Benua Afrika” kata Yunandar.
Dalam pertemuan tersebut, Mr. Kham Pheng Vilaphane menyampaikan apresiasi dan kesan yang positif atas sambutan yang hangat dari DPRD Provinsi Jawa Barat dan berharap lewat
kerja sama ini akan semakin mengeratkan hubungan antar Indonesia dan Laos.(hms)
