BANDUNG - Komisi IV DPRD Provinsi Jabar melakukan penijauan langsung ke
lokasi kecelakaan di Tanjakan Emen. Kunjungan tersebut (Rabu
15/02/2018) dipimpin langsung Ketua Komisi IV Ali Hasan. Tampak
pula wakilnya Daddy Rohanady dan sekretaris Nia Purnakania.
Tanjakan Emen berada di ruas jalan provinsi dan termasuk wilayah
Kabupaten Subang.
Setiap tahun tanjakan tersebut menelan korban.
Korban tanjakan yang cukup panjang tersebut jumlahnya tahun ini
paling banyak, yaitu 27 orang meninggal dunia.
Kunjungan Komisi IV ternyata bersamaan waktunya dengan inspeksi
yang dilakukan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiadi.
Pada acara tersebut kemudian dilakukan doa bersama dengan
pembacaan tahlil dan surah Yasin bersama. Hadir pula masyarakat
Kampung Aster, kepala desa, camat, dan korlantas polsek setempat.
Dari pemerintahan Provinsi Jawa Barat, selain pimpinan dan anggota
Komisi IV DPRD, hadir pula Kepala Balai Pemeliharaan Jalan Wilayah III Agus Budiono dan Kepala Balai Perhubungan Cirebon
Diding.
Soal Nama Emen
Emen adalah nama panggilan seorang purnawirawan TNI yang kemudian menjadi sopir truk. Nama aslinya Taslim. Pada tahun 1965 ia mengalami kecelakaan di tanjakan tersebut
hingga meninggal dunia.
Keluarga Taslim keberatan nama Emen (Taslim) selalu dikaitkan dengan kecelakaan yang terjadi. Mereka menilai seolah-olah Emen memberi andil pada kecelakaan tersebut.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IV Daddy Rohanady menyatakan bahwa tanjakan tersebut memang sangat rawan kecelakaan.
"Selain tikungan yang cukup tajam, ruas jalan tersebut juga kemiringannya cukup curam.
Tanjakan itu harus dilengkapi dengan beberapa sarana pengamanan, misalnya ramburambu
peringatan atau pun rambu save-front. Selain itu, di ruas jalan ini akan dibangun pula areal escape (tempat penyelamatan darurat). Bahkan, sedang disusun perencanaan
untuk jalur alternatif," ujar Daddy Rohanady.
Semua itu tentu saja dikasudkan agar tidak terjadi lagi kecelakaan, khususnya di lokasi, dan umumnya di sepanjang ruas jalan yang cukup panjang tersebut.
"Selain itu, mulai saat ini kami sepakat dengan Pak Dirjen Hubdar, nama Tanjakan Emen kita ganti menjadi Tanjakan Aman," tambah Daddy Rohanady yang merupakan wakil rakyat
dari Fraksi Gerindra daerah pemilihan Cirebon-Ind. (hms)
