BANDUNG - DPRD Provinsi Jawa Barat meminta
penjabat Bupati Bandung Barat meneruskan
program Pemerintah Kabupaten Bandung
Barat selama menjabat hingga pelantikan
bupati definitif. Hal itu berkaitan dengan
kebijakan strategis yang harus diselesaikan
seijin dari Kemendagri.
“Penjabat itu memiliki kewenangan
seperti bupati definitif, hanya saja bedanya
saat ada usulan rotasi pegawai harus seijin
Kemendagri,” ujar Syahrir seusai mengikuti
pelantikan di Aula Barat Gedung Sate, Jalan
Diponegoro no. 22, Kota Bandung, Selasa
(17/7/2018)
Dia menambahkan, termasuk juga
didalamnya menentukan atau membenahi
struktur pemerintah daerah untuk keberlangsungan pemerintahan. Sehingga, program pemerintah dapat terus berlanjut dan
tidak ada yang tertunda.
“Jangan sampai ada yang tertunda, pemerintahan ini kan harus tetap berjalan,” tambahnya.
Hal senada juga diungkapkan oleh Pj Gubernur Jawa Barat, Mochamad Iriawan. Ia meminta Pj Bupati Bandung Barat
dapat menyelesaikan berbagai persoalan di KBB meski hanya menjabat sekitar dua bulan. Ia juga meminta para pejabat
maupun ASN di Pemkab Bandung Barat dapat bekerja profesional dan penuh dedikasi dalam melayani masyarakat.
Iriawan
mengancam dirinya tak akan segan melaporkan ASN nakal yang malah bermain dan mengeruk keuntungan pribadi kepada
KPK.
“Saya ingatkan kepada jajaran Pemda Bandung Barat, jangan main-main dengan keuangan negara, jangan mainmain
dengan pelayanan publik. Izin jangan dipersulit. Jangan ada gratifikasi. Pak Presiden sudah memangkas birokrasi.
Kalau kita ingin maju, perizinan harus dipangkas. Saya mendengar cukup panjang perizinan di beberapa daerah termasuk
KBB. Jangan malah dipersulit,” kata Iriawan.
pasca operasi tangkap tangan (OTT) di KBB, persoalan tender memang menjadi kendala tersendiri. Namun ia
meminta para Kepala SKPD maupun pejabat terkait di KBB tidak takut atau khawatir melaksanakan tender selama tender
tersebut dilakukan dengan benar dan sesuai aturan yang berlaku.
Bila tender-tender terus ditunda, ia menyebut masyarakat KBB yang akan dirugikan.
“Jika tender dilakukan dengan benar, tinggal dijalankan saja. Tapi saya akan dalami dulu permasalahan tender di
Bandung Barat ini. Di waktu dua bulan ini saya ingin berkontribusi sedikit demi kebaikan Bandung Barat,” kata Dadang.
Pj Bupati Bandung Barat, Dadang Masoem mengakui siap melanjutkan apa yang sudah dikerjakan oleh Plt Bupati
sebelumnya. Menjalani hari-hari pertama, ia akan mempelajari birokrasi dan program-program yang sudah tercanangkan.
Hal ini diungkapkan Dadang usai dilantik sebagai Pj Bupati Bandung Barat oleh Pj Gubernur Jabar, Komjen Pol
Mochamad Iriawan di Aula Barat Gedung Sate, Bandung, Selasa (17/7/2018) (hms)
