BANDUNG- DPRD Provinsi Jawa Barat mendukung upaya penyegaran di tubuh Bank Jabar Banten (BJB). Hal ini dirasa penting untuk mengakomodasi hadirnya putra-putra daerah terbaik di jajaran direksi bank pelat merah tersebut.
Begitu dikatakan, Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat Eryani Sulam, yang salah satunya mengawasi badan usaha milik daerah (BUMD), saat ditemui di Bandung, Selasa (9/10).Ia mengatakan, jajaran direksi Bank BJB layak untuk dilakukan penyegaran. Selain untuk meningkatkan kinerja, inipun dirasa perlu untuk mengakomodasi peran putra daerah.
"Saya kira layak juga untuk dilakukan penyegaran," kata Eryani.
Dia menjelaskan, tujuan Bank BJB didirikan salah satunya agar bisa menjadi kebanggaan warga Jawa Barat.
"Awal dari berdirinya BJB ini ingin membuat sebuah bank yang menjadi kebanggan orang Jawa Barat," katanya.
Kebanggaan ini, lanjut dia, tidak hanya sebatas kontribusi perekonomian yang diberikan, tetapi mencakup juga pendayagunaan putra daerah di dalamnya.
Dia pun menegaskan, tidak berlebihan jika jajaran direksi banyak diisi putra Jawa Barat. "Kenapa tidak orang Jawa Barat di direksi. Yang jelas ini kan Bank Jabar," ujarnya.
Selain itu, dirinya ingin jenjang karier di bank tersebut berjalan dengan baik. Menurutnya, tidak menutup kemungkinan pola rekruitmen direksi berasal dari internal bank tersebut.
"Ketika kariernya juga berpotensi, tidak menutup kemungkinan. (Direksi) itu juga dibuka dari internal ini. Sepanjang sesuai dengan OJK, aturan tidak dilanggar," jelasnya.
Lebih lanjut, Eryani menilai pembagian tugas antara gubernur dengan wakil gubernur Jawa Barat sudah tepat. Menurutnya, penanganan BUMD ini memerlukan perhatian yang khusus sehingga yang bertugas di dalamnya harus benar-benar konsentrasi.
"Berbagi kewenangan (antara gubernur dengan wakil gubernur) itu tepat. Penanganan BUMD perlu konsentrasi khusus," ucapnya.
Dia pun memuji kolaborasi antara kedua pucuk pimpinan tersebut dalam meningkatkan kinerja perusahaan pelat merah tersebut. "Jadi kewenangannya diberikan setahun ke Pak Wagub, itu betul," pungkasnya. (yan)
