Redaksi

Pimpinan Umum : Boy James Wa an Pimpinan Perusahaan : Amas Mulyana Pimpinan Redaksi/ Pelaksana Harian : Piryanto Wakil Pemimpin Redaksi : R. Iwan Yulistiawan Redaktur Pelaksana : Asep Mauludin Staf Inti Redaksi : Iwan Sugiarto, Suharto, Dajani , Piryono, Novan, Ahmad Fikri, Achmad Andri Said, Eko Priyanto, Jadin Bahrudin, Sutedja Manajer Sirkulasi. : - Deni Widakrisnara Manajer Iklan. : - Buncahya Manager Keuangan : - Yono Manager IT : - Bima Biro Bandung. : - A. Aulia Biro Sumedang. : - Ipan Ripan Biro Kuningan : - Aldin Biro Indramayu : - Mansyur Biro Majalengka : Biro Tangerang. : - Hasan Biro Bekasi : - Pirnendi Biro Kab. Cirebon : - Hapid Biro Kota Cirebon : - Gunawan Biro Kab. Kuningan : - Toni Riana Alamat Redaksi. : Perum Lovina Vilage Blok B. 18 Rt 01 Rw 06 Desa Kemlaka Gede ( Dawuan ) Kecamatan Tengah Tani Kab. Cirebon Pajajaran Merdeka Diterbitkan : PT. Pajajaran Merdeka Cakranusantara Berdasarkan Undang Undang Pers 40 Konsultan Hukum. : Diah Anggraeni,SH & Rekan

Kisah

Pages

Parlemen Jawa Barat

Tuesday, October 9, 2018

Badan Anggaran DPRD Jabar Tolak Pengadaaan RWnet

BANDUNG - Badan Anggaran DPRD Provinsi Jawa Barat menolak anggaran pengadaan Rwnet atau HT dari salah satu organisasi perangkat daerah (Dinas) di Setda Provinsi Jawa Barat dengan total ajuan sekitar Rp. 75 Milliar.
Demikian diungkapkan anggota Badan Anggaran DPRD Provinsi Jawa Barat drs. H. Daddy Rohanady di Gedung DPRD Jabar. Jl. Diponegoro 27 Bandung. Senin, (8/10).

“RWnet atau apapun istilahnya,  yang pasti intinya membagikan HT ke RW-RW Se-Jawa barat, dengan tujuan untuk memudahkan komunikasi, seperti itu bahasa yang disampaikannya.” Ujar Daddy.
Diungkapkan Wakil ketua Komisi IV ini. Penolakkan dewan juga terkait dengan kekhawatiran politis, “Ini kan tahun politik, besok pilpres, kemudian tafsir orang juga berpikirnya kan rupa-rupa. Wah ini sih memudahkan koordinasi, ya ‘koordinasi’ itu bisa jadi panjang. Kalau itu RW saya,  sih gak masalah, Makanya jangan.”
Lebih jauh diungkapkan Dady. Anggaran tersebut kemudian digeser di badan anggaran untuk penyertaan modal pemprov Jabar ke Bank BJB sebesar Rp. 75 M,   Karena CAR (capital Adequacy  Ratio/Ratio kecukupan Modal) kita ke BJB saat ini kurang, karena  kewajiban kita terhadap modal disetor di  BJB saat ini kurang. (***)