Redaksi

Pimpinan Umum : Boy James Wa an Pimpinan Perusahaan : Amas Mulyana Pimpinan Redaksi/ Pelaksana Harian : Piryanto Wakil Pemimpin Redaksi : R. Iwan Yulistiawan Redaktur Pelaksana : Asep Mauludin Staf Inti Redaksi : Iwan Sugiarto, Suharto, Dajani , Piryono, Novan, Ahmad Fikri, Achmad Andri Said, Eko Priyanto, Jadin Bahrudin, Sutedja Manajer Sirkulasi. : - Deni Widakrisnara Manajer Iklan. : - Buncahya Manager Keuangan : - Yono Manager IT : - Bima Biro Bandung. : - A. Aulia Biro Sumedang. : - Ipan Ripan Biro Kuningan : - Aldin Biro Indramayu : - Mansyur Biro Majalengka : Biro Tangerang. : - Hasan Biro Bekasi : - Pirnendi Biro Kab. Cirebon : - Hapid Biro Kota Cirebon : - Gunawan Biro Kab. Kuningan : - Toni Riana Alamat Redaksi. : Perum Lovina Vilage Blok B. 18 Rt 01 Rw 06 Desa Kemlaka Gede ( Dawuan ) Kecamatan Tengah Tani Kab. Cirebon Pajajaran Merdeka Diterbitkan : PT. Pajajaran Merdeka Cakranusantara Berdasarkan Undang Undang Pers 40 Konsultan Hukum. : Diah Anggraeni,SH & Rekan

Kisah

Pages

Parlemen Jawa Barat

Friday, March 15, 2019

Di Karoke Dua Pemuda Adu Jotos


TANGERANG –  Area Dugem di sekitaran  Jalan Raya Scientia Boulevard Barat , Gading Serpong, Tangerang Selatan Banten mendadak heboh pasalnya di area kawasan tersebut terjadi insiden memalukan akibat terjadi bentrokan antar pengunjung Karoke.
Bentrokan terjadi setelah satu pengunjung membanting botol ke lantai setelah disodorkan bill atau struke pembayaran minuman oleh kasir , kata Irwan, satu pengunjung, Jumat dini hari (15/3).
Akibatnya kedua kelompok pemuda yang datang ke lokasi karoke saling serang hingga membuat sejumlah pengunjung tempat hiburan malam berlarian ke luar ruangan.
“Beruntung petugas sekuriti cepat meredam keributan dan membawa keduanya keluar dari tempat karaoke. Sehingga situasi didalam lounge kembali kondusif,” tuturnya.
Namun di luar kedua kelompok masih terjadi cekcok mulut dan adu jotos tapi beberapa saat dapat dilarai petugas tersebut.
Yani, salah seorang  pengunjung, mengatakan keributan itu karena satu pengunjung kaget disuruh membayar Rp 2,5 juta dan tidak terima karena dinilai terlalu mahal. Pengunjung tersebut hanya mampu membayar Rp 300 ribu saja.
Kurang puas dengan penjelasan tersebut kemudian pengunjung itu membantinh botol minuman ke lantai . Aksinya kemudian ditegur satu pengunjung karena botol itu pecah di depan mejanya. Namun, teguran itu malah dijawab dengan jotosan hingga terjadi keributan di area lounge karoke.
Salah seorang petugas mengatakan masalah itu hal yang biasa dan sudah didamaikan. “Cuma salah tanggap saja dan mungkin karena mabuk jadi salah paham tapi semua sudah selesai semua didamaikan, ” katanya. (rin)