Redaksi

Pimpinan Umum : Boy James Wa an Pimpinan Perusahaan : Amas Mulyana Pimpinan Redaksi/ Pelaksana Harian : Piryanto Wakil Pemimpin Redaksi : R. Iwan Yulistiawan Redaktur Pelaksana : Asep Mauludin Staf Inti Redaksi : Iwan Sugiarto, Suharto, Dajani , Piryono, Novan, Ahmad Fikri, Achmad Andri Said, Eko Priyanto, Jadin Bahrudin, Sutedja Manajer Sirkulasi. : - Deni Widakrisnara Manajer Iklan. : - Buncahya Manager Keuangan : - Yono Manager IT : - Bima Biro Bandung. : - A. Aulia Biro Sumedang. : - Ipan Ripan Biro Kuningan : - Aldin Biro Indramayu : - Mansyur Biro Majalengka : Biro Tangerang. : - Hasan Biro Bekasi : - Pirnendi Biro Kab. Cirebon : - Hapid Biro Kota Cirebon : - Gunawan Biro Kab. Kuningan : - Toni Riana Alamat Redaksi. : Perum Lovina Vilage Blok B. 18 Rt 01 Rw 06 Desa Kemlaka Gede ( Dawuan ) Kecamatan Tengah Tani Kab. Cirebon Pajajaran Merdeka Diterbitkan : PT. Pajajaran Merdeka Cakranusantara Berdasarkan Undang Undang Pers 40 Konsultan Hukum. : Diah Anggraeni,SH & Rekan

Kisah

Pages

Parlemen Jawa Barat

Tuesday, March 26, 2019

Setelah Romi Masih Ada Elit Kena OTT ?

PUBLIK sempat terkejut tertangkap tangannya Ketua Umum PPP romahurmuziy atau yang lebih dikenal Romi. Lewat keterangan persnya juru bicarara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)  Febri Diansyah menyebutkan KPK akan menelusuri dugaan aliran dana ke sejumlah pihak yang diduga masih kerabat atau saudara Romahurmuziy (RMY), yakni PNS Jogjakarta Abdul Rochim, dalam kasus jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag).


Kasus Romi adalah salah satu kasus yang cukup mengundang pusat perhatian publik dan itu cukup beralasan kalau kita menohok pada latar belakang dan sepak terjang Romi, dia terbilang sosok yang bisa dikatakan sentral ketika kubu Partai berlambang kabah tersebut pecah dua. Selain alasan itu publik pun mulai beralibi karir Romi terus akan semakin mentereng kalau melihat kedekatannya ke sumber kekuasaan.

Maka ketika Romi dikabarkan  terkena Operasi Tangkap Tangan(OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Publik tersentak, bahkan Tim Kampanye Nasional Jokowi -Ma ruf menyampaikan dukanya.

Di dalam keterangan Persnya ke pada wartawan Febri menyebutkan akan menelusuri kasus tersebut, dan menurutnya KPK telah mendalami dan mengantongi sejumlah bukti terkait dugaan keterlibatan pihak lain dalam kasus dugaan suap jual beli jabatan di lingkungan Kemenag ini. Termasuk, menelusuri dugaan aliran dana kepada sejumlah pihak yang diduga terlibat.

Seperti telah disebutkan Febri KPK telah menetapkan tiga nama tersangka yaitu Romahurmuziy Ketua Umum PPP, Kakanwil Kemenag Kabupaten Gresik, Muafaq Wirahadi dan Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, Haris Hasanuddin.

Dan ternyata tidak hanya sampai di situ Febri pun menyebut PNS Jogjakarta Abdul Rochim yang tidak akan lepas dari bidikan KPK. Publik pun sepertinya akan terus disuguhi tontonan yang tidak ada ujungnya, dan publik pun seakan akan berharap harap cemas kemana  bola kasus Romi ini ataukah ada OTT lain dengan kasus yang berbeda?