PUBLIK sempat terkejut tertangkap tangannya Ketua Umum PPP romahurmuziy atau yang lebih dikenal Romi. Lewat keterangan persnya juru bicarara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah menyebutkan KPK akan menelusuri dugaan aliran dana ke sejumlah pihak yang diduga masih kerabat atau saudara Romahurmuziy (RMY), yakni PNS Jogjakarta Abdul Rochim, dalam kasus jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag).
Kasus Romi adalah salah satu kasus yang cukup mengundang pusat perhatian publik dan itu cukup beralasan kalau kita menohok pada latar belakang dan sepak terjang Romi, dia terbilang sosok yang bisa dikatakan sentral ketika kubu Partai berlambang kabah tersebut pecah dua. Selain alasan itu publik pun mulai beralibi karir Romi terus akan semakin mentereng kalau melihat kedekatannya ke sumber kekuasaan.
Maka ketika Romi dikabarkan terkena Operasi Tangkap Tangan(OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Publik tersentak, bahkan Tim Kampanye Nasional Jokowi -Ma ruf menyampaikan dukanya.
Di dalam keterangan Persnya ke pada wartawan Febri menyebutkan akan menelusuri kasus tersebut, dan menurutnya KPK telah mendalami dan mengantongi sejumlah bukti terkait dugaan keterlibatan pihak lain dalam kasus dugaan suap jual beli jabatan di lingkungan Kemenag ini. Termasuk, menelusuri dugaan aliran dana kepada sejumlah pihak yang diduga terlibat.
Seperti telah disebutkan Febri KPK telah menetapkan tiga nama tersangka yaitu Romahurmuziy Ketua Umum PPP, Kakanwil Kemenag Kabupaten Gresik, Muafaq Wirahadi dan Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, Haris Hasanuddin.
Dan ternyata tidak hanya sampai di situ Febri pun menyebut PNS Jogjakarta Abdul Rochim yang tidak akan lepas dari bidikan KPK. Publik pun sepertinya akan terus disuguhi tontonan yang tidak ada ujungnya, dan publik pun seakan akan berharap harap cemas kemana bola kasus Romi ini ataukah ada OTT lain dengan kasus yang berbeda?
