Redaksi

Pimpinan Umum : Boy James Wa an Pimpinan Perusahaan : Amas Mulyana Pimpinan Redaksi/ Pelaksana Harian : Piryanto Wakil Pemimpin Redaksi : R. Iwan Yulistiawan Redaktur Pelaksana : Asep Mauludin Staf Inti Redaksi : Iwan Sugiarto, Suharto, Dajani , Piryono, Novan, Ahmad Fikri, Achmad Andri Said, Eko Priyanto, Jadin Bahrudin, Sutedja Manajer Sirkulasi. : - Deni Widakrisnara Manajer Iklan. : - Buncahya Manager Keuangan : - Yono Manager IT : - Bima Biro Bandung. : - A. Aulia Biro Sumedang. : - Ipan Ripan Biro Kuningan : - Aldin Biro Indramayu : - Mansyur Biro Majalengka : Biro Tangerang. : - Hasan Biro Bekasi : - Pirnendi Biro Kab. Cirebon : - Hapid Biro Kota Cirebon : - Gunawan Biro Kab. Kuningan : - Toni Riana Alamat Redaksi. : Perum Lovina Vilage Blok B. 18 Rt 01 Rw 06 Desa Kemlaka Gede ( Dawuan ) Kecamatan Tengah Tani Kab. Cirebon Pajajaran Merdeka Diterbitkan : PT. Pajajaran Merdeka Cakranusantara Berdasarkan Undang Undang Pers 40 Konsultan Hukum. : Diah Anggraeni,SH & Rekan

Kisah

Pages

Parlemen Jawa Barat

Friday, March 9, 2018

DPRD Jabar Tinjau Bencana Buninagara

BANDUNG-Pimpinan dan Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat melakukan peninjauan ke lokasi terdampak bencana tanah longsor di Kampung Bonjot, Desa Buninagara, Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (7/3/2018). Dalam kesempatan tersebut selain melakukan peninjauan, Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat memberikan bantuan logistik kepada para korban bencana tanah longsor tersebut.
Menurut Wakil Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat, Yomanius Untung, peninjauan ke lokasi bencana longsor Kabupaten Bandung Barat, selain memberikan bantuan juga
Ingin mengetahui kesigapan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam mengatasi bencana tersebut.
“Ingin mengetahui persis kesigapan BPBD, langkah-langkah BPBD baik Kabupaten/Provinsi, dan melihat kondisi faktual di lapangan terkait dengan korban dan masyarakat yang terkena dampak dari bencana longsor,” jelasnya
Lebih lanjut dikatakan Untung, pihaknya ingin melakukan penelaahan mengenai relokasi perkampungan dan cara mengantisipasi hal itu jika terjadi lagi.
“Pemprov menyalurkan Bantuan Persediaan Stok (Baperstok) dan kami pihak penyalur,” ujarnya.
Ia mengimbau instansi yang berwenang di zona merah segera merelokasi.
“Ada kecenderungan itu adalah zona merah yang tidak boleh dihuni masyarakat, sehingga kami memghimbau instansi di wilayah itu segera merelokasi masyarakat setempat.”
“Namun relokasi tidak dijauhkan dari mata pencahariannya, kemudian harus terjamin fasilitas pendidikan, peribadatan, dan kesehatan,” tutupnya. (am/hms)