Redaksi

Pimpinan Umum : Boy James Wa an Pimpinan Perusahaan : Amas Mulyana Pimpinan Redaksi/ Pelaksana Harian : Piryanto Wakil Pemimpin Redaksi : R. Iwan Yulistiawan Redaktur Pelaksana : Asep Mauludin Staf Inti Redaksi : Iwan Sugiarto, Suharto, Dajani , Piryono, Novan, Ahmad Fikri, Achmad Andri Said, Eko Priyanto, Jadin Bahrudin, Sutedja Manajer Sirkulasi. : - Deni Widakrisnara Manajer Iklan. : - Buncahya Manager Keuangan : - Yono Manager IT : - Bima Biro Bandung. : - A. Aulia Biro Sumedang. : - Ipan Ripan Biro Kuningan : - Aldin Biro Indramayu : - Mansyur Biro Majalengka : Biro Tangerang. : - Hasan Biro Bekasi : - Pirnendi Biro Kab. Cirebon : - Hapid Biro Kota Cirebon : - Gunawan Biro Kab. Kuningan : - Toni Riana Alamat Redaksi. : Perum Lovina Vilage Blok B. 18 Rt 01 Rw 06 Desa Kemlaka Gede ( Dawuan ) Kecamatan Tengah Tani Kab. Cirebon Pajajaran Merdeka Diterbitkan : PT. Pajajaran Merdeka Cakranusantara Berdasarkan Undang Undang Pers 40 Konsultan Hukum. : Diah Anggraeni,SH & Rekan

Kisah

Pages

Parlemen Jawa Barat

Saturday, November 24, 2018

Komisi V Sesalkan Pembahasan Soal Anggaran Pendidikan Molor Hampir 3 Jam

BANDUNG - Komisi V Dewan Perwakilan Daerah Jawa Barat (DPRD Jabar) menunggu kedatangan pihak Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat (Disdik Jabar) terkait Rapat Kerja (Raker) Rancangan Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Provinsi Jawa Barat tahun 2019 mendatang.
Pimpinan dan Anggota Komisi V DPRD Jabar yang dibuat menunggu oleh Disdik Jabar diantaranya Ketua Komisi V Syamsul Bachri, Wakil Ketua Komisi V Yomanius Untung, Sekretaris Komisi V Abdul Hadi dan anggota Komisi V lainnya.
Terkait itu, Wakil Ketua Komisi V Yomanius Untung mengatakan Komisi V menunggu kedatangan Disdik Jabar membahas rancangan anggaran pendidikan karena anggaran 37 trilun dan 43 persen ditujukan untuk sektor pendidikan.
Selain itu, Untung juga menambahkan seandainya Disdik Jabar sampai tidak datang dalam raker pembahasan RAPBD tersebut akan sangat mengganggu dan Komisi V DPRD Jabar tentunya tidak dapat memberikan rekomendasi.
Untuk deketahui agenda raker tersebut seharusnya dimulai Kamis (22/11) pukul 9 pagi, yang membuat Komisi V DPRD Jabar menunggu hingga lebih dari 3 jam. “Iya, sudah nunggu sekitar 3 jam lebih,” ujar untung.
Lebih lanjut, Untung mengatakan ketidakhadiran tersebut disayangkan karena nantinya Disdik Jabar harus menjelaskan kepada Badan Anggaran (Banggar) DPRD Jabar. “Ya sayang saja, nanti dia (Disdik Jabar) juga akan menghadapi persoalan jelaskan ke Banggar,” pungkas Untung.(red)